Strategi Pemulihan Pandemi Covid 19 Sektor Pariwisata di Provinsi Maluku Utara

·

·

SINOPSIS BUKU : “Strategi Pemulihan Pandemi Covid 19 Sektor Pariwisata di Provinsi Maluku Utara”

PENULIS : KERJASAMA BALITBANGDA MALUKU UTARA DENGAN UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE

Jumlah Halaman : 20

Cetakan : Desember 2020

Penerbit : Balitbangda Provinsi Maluku Utara

Website : saloirisetdaninovasi.com

 

Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan manusia, Covid-19 juga sudah mulai menggangu kesehatan ekonomi secara global. Melalui sebaran luas yang menginfeksi hampir seluruh wilayah di dunia, virus ini menyebabkan semua negara memproyeksikan terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi. Covid-19 juga berimbas pada sektor periwisata. 

Pariwisata  merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi menjadi penggerak pembangunan melalui diversifikasi pendapatan (Schubert, 2006) dan menghilangkan isolasi sosial wilayah terutama wilayah perdesaan (Dimitrovskia et.al, 2012). Selain itu pariwisata juga mengingatkan bahwa wilayah yang masih terisolasi menjadi area untuk suplai air, tanah, pangan dan udara, keindahan lanskap dan alam yang tidak rusak (Schubert, 2006); daerah yang memiliki potensi daya tarik wisata dan sekaligus memiliki kedekatan dengan area perkotaan akan memiliki peluang yang lebih baik dalam mengembangkan destinasi wisata. 

Kementerian pariwisata dan ekraf juga mendorong kebijakan Re-aktivasi pariwisata dan hibah pariwisata dengan tujuan membantu destinasi dan usaha pariwisata dalam rangka meningkatakan penerapan protocol kesehatan sehingga meningkatkan trust dan convidence wisatawan di 85 daerah berdasarkan kriteria. Pada konteks Maluku Utara, walaupun data pertumbuhan ekonomi menunjukkan trend positif, yakni tumbuh sebesar 6,66% yang dikontribusikan terbesar dari sektor industry pengolahan, namun sektor-sektor lainnya belum menunjukkan kinerja ekonomi yang baik. Oleh karenanya dibutuhkan kebijakan yang mampu mendorong upaya perbaikan dan tumbuhnya sektor lain, sehingga tidak menghadapi permasalahan yang krusial kendati situasi pandemi masih berlanjut. Atas dasar ikhtiar dimaksud, maka kajian pemulihan ekonomi dampak pandemi covid-19 menjadi sebuah keniscayaan dilakukan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *