
SINOPSIS BUKU : “Pemulihan Ekonomi Di Sektor Pertanian Terpadu Provinsi Maluku Utara Tahun 2021”
PENULIS : KERJASAMA BALITBANGDA MALUKU UTARA DENGAN UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE
Jumlah Halaman : 140
Cetakan : 2021
Penerbit : Balitbangda Provinsi Maluku Utara
Website : saloirisetdaninovasi.com
Pengarus-utamaan pembangunan berkelanjutan yang memprioritaskan aspek keunggulan bangsa merupakan basis pembangunan sebagaimana tertuang pada arah kebijakan dan tujuan Pembangunan Nasional, yang harus dipedomani daerah dalam melaksanakan pembangunan. Eskalasi kebijakan pembangunan, dengan demikian harus sejalan dengan pembangunan sector unggulan khususnya komoditas penting yang menjadi basis kehidupan mayoritas Masyarakat Indonesia, dengan luaran (out-put) bercirikan pro-poor, pro-growth dan sustainable. Sektor unggulan dipastikan memiliki potensi lebih besar untuk tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor lainnya. Potensi tersebut terkait dengan adanya faktor pendukung terhadap sektor unggulan dalam bentuk akumulasi modal, tenaga kerja yang terserap, dan kemajuan teknologi. Sector unggulan daerah berperan penting dalam penciptaan peluang investasi apabila pemerintah fokus memberdayakan potensi sektor dimaksud. Sampai saat ini, problem pembangunan daerah adalah dalam hal penetapan prioritas berdasarkan pendekatan sektoral, atau berdasarkan pendekatan regional yaitu menentukan sektor prioritas daerah menggunakan pendekatan holistik berbasis kebutuhan masyarakat, dalam konteks hajat hidup yang mampu menguatkan taraf hidup masyarakat daerah secara berkelanjutan.
Mewujudkan sistem pertanian terpadu di Provinsi Maluku Utara bukan merupakan hal yang mudah bagi pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha. Sumber daya manusia yang ada dan terbatasnya informasi yang bisa sampai di pedesaan, merupakan salah satu faktor pendukungnya. Perhatian petani terhadap pemanfaatan lahan masih terbatas. Disamping itu belum adanya kawasan khusus pertanian menjadi satu kendala dalam pengelolaan lahan baru. Akibatnya pengembangan berbagai inovasi yang terkait dengan lahan pertanian terpadu belum mencapai sasaran seperti yang diharapkan. Padahal dengan pemanfaatan lahan pertanian yang terintegrasi (pertanian terpadu) dapat menunjang kebutuhan pangan rumah tangga terutama untuk tanaman obat, tanaman pangan, hortikultura, ternak, perikanan budidaya dan lainnya berpotensi dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Untuk itu dengan adanya penelitian ini dapat menghasilkan naskah akademik yaitu Strategi Pemulihan Ekonomi di Sektor Pertanian Terpadu Provinsi Maluku Utara, dengan aspek potensi sektor pertanian, penentuan lokasi serta merumuskan kebijakan yang dilakukan dalam pengembangan kawasan ekonomi di sektor pertanian terpadu di Provinsi Maluku Utara.
Tinggalkan Balasan