Strategi Pemulihan Dampak Pandemi Covid 19 Sektor Koperasi, UMKM, Perindustrian & Perdagangan di Provinsi Maluku Utara

·

·

SINOPSIS BUKU : “Strategi Pemulihan Dampak Pandemi Covid 19 Sektor Koperasi, UMKM, Perindustrian & Perdagangan di Provinsi Maluku Utara”

 

PENULIS : KERJASAMA BALITBANGDA MALUKU UTARA DENGAN UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE

Jumlah Halaman : 50

Cetakan : Desember 2020

Penerbit : Balitbangda Provinsi Maluku Utara

Website : saloirisetdaninovasi.com

 

Sejarah mencatat UMKM Indonesia tahan banting terhadap guncangan krisis dalam siklus bisnis sejauh ini. Sebut saja pada krisis 1998 dan 2008, UMKM dianggap sebagai penyelamat ekonomi nasional kala itu, namun tidak demikian di saat pandemi covid-19. Semua ini akibat dari penerapan social distancing dan physical distancing terhadap aktivitas masyarakat selama masa pandemi akibatnya pandemi mendistorsi aspek kesehatan, sosial, dan menimbulkan kejutan ekonomi yang cukup dalam.

Akhir kuartal pertama Tahun 2020, wabah covid-19 terjadi secara global, dan ini merupakan tantangan terberat bagi pelaku usaha di bidang Koperasi dan UMKM (KUMKM) di Indonesia. Berkontribusi terhadap GDP nasional sebesar 60 persen, UMKM kita sulit naik kelas sejak sebelum pandemi. Permasalahan utama diantaranya, sebanyak 52,5 persen UMKM Indonesia masih bersifat informal. Berdasarkan survey dari International Finance Corporation (IFC) alasan UMKM masih informal karena banyak pelaku UMKM yang berpikir masuk ke formal bisnis itu rumit, mahal dan susah.

Untuk meminimalkan dampak dari pandemi covid-19 terhadap ekonomi di daerah, maka perlu dilakukan mitigasi risiko untuk pemulihan pada berbagai sektor ekonomi terutama sektor koperasi, UMKM dan Perindag, agar tetap memiliki tingkat resiliensi yang baik menuju era kenormalan baru. 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *